GuruOnlinee.com – Halo sobat cerdas, dalam artikel ini akan ditampilkan Modul Ajar Projek IPAS SMK Berbasis Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) materi Interaksi dan Dinamika Sosial untuk fase E kurikulum merdeka. Artikel ini juga disertai link menuju google drive untuk mendownload file Modul Ajar dalam bentuk word untuk memudahkan bapak/ibu guru dalam melakukan pengeditan di akhir artikel ini.
A. Tujuan Pembelajaran
Melalui model pembelajaran Deep Learning dengan prinsip Mindfull, Meaningfull, dan Joyfull, peserta didik diharapkan mampu:
- Menjelaskan syarat terjadinya interaksi sosial.
- Mengidentifikasi proses interaksi sosial asosiatif.
- Mengidentifikasi proses interaksi sosial disosiatif.
- Mengidentifikasi komponen komunikasi.
- Menjelaskan proses komunikasi.
- Mengidentifikasi tipe dan bentuk sosialisasi.
- Mengidentifikasi pengaruh sosialisasi.
- Mengidentifikasi lembaga sosialisasi.
- Mengidentifikasi jenis lembaga sosial.
- Mengidentifikasi dinamika sosial.
B. Pemahaman Bermakna
Memahami interaksi dan dinamika sosial membantu peserta didik menyadari bahwa kehidupan bermasyarakat adalah proses yang kompleks dan selalu berubah. Pengetahuan ini membekali mereka untuk menjadi individu yang adaptif, komunikatif, mampu berkolaborasi, dan kritis dalam menghadapi berbagai fenomena sosial. Dengan demikian, mereka dapat berkontribusi positif dalam menciptakan masyarakat yang harmonis dan progresif, serta memahami peran diri dalam perubahan sosial.
C. Pertanyaan Pemantik
- Pernahkah kalian merasa tidak nyaman saat berkomunikasi dengan seseorang? Apa yang menyebabkannya?
- Mengapa ada kelompok masyarakat yang mudah rukun, tetapi ada juga yang sering berkonflik?
- Bagaimana cara kita belajar menjadi bagian dari masyarakat? Siapa saja yang berperan dalam proses itu?
- Mengapa masyarakat memiliki aturan-aturan atau lembaga-lembaga tertentu? Apa fungsinya?
- Apakah masyarakat kita selalu sama dari waktu ke waktu? Apa saja perubahan yang kalian amati?
D. Persiapan Pembelajaran
- Menyusun Modul Ajar dan LKPD.
- Menyiapkan materi ajar (bahan tayang, video, artikel, studi kasus).
- Menyiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan (papan tulis, spidol, kertas plano, alat tulis).
- Mempersiapkan instrumen asesmen (rubrik penilaian, soal).
- Memastikan ketersediaan sarana dan prasarana pembelajaran.
- Membagi peserta didik ke dalam kelompok-kelompok belajar yang heterogen.
E. Langkah-langkah Pembelajaran (36 JP / 12 Pertemuan)
Sub Materi 1: Interaksi Sosial (12 JP)
Tujuan Pembelajaran: Menjelaskan syarat terjadinya interaksi sosial; Mengidentifikasi proses interaksi sosial asosiatif; Mengidentifikasi proses interaksi sosial disosiatif.
Pertemuan 1 (3 JP): Memahami Syarat Interaksi Sosial
- Pendahuluan (15 menit):
- Guru membuka pelajaran dengan salam, doa, dan mengecek kehadiran.
- Guru melakukan apersepsi dengan mengajukan pertanyaan pemantik: “Pernahkah kalian merasa tidak nyaman saat berkomunikasi dengan seseorang? Apa yang menyebabkannya?” (Mindfull)
- Guru menjelaskan tujuan pembelajaran dan manfaat mempelajari interaksi sosial dalam kehidupan sehari-hari. (Meaningfull)
- Kegiatan Inti (105 menit):
- MEMAHAMI:
- Peserta didik mengamati video pendek atau gambar yang menampilkan berbagai bentuk interaksi sosial (misalnya: orang berbincang, berkelahi, bekerja sama). (Mindfull)
- Dalam kelompok kecil, peserta didik mendiskusikan apa yang mereka lihat dan apa yang membuat interaksi tersebut terjadi. (Kolaborasi, Komunikasi)
- Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk merumuskan pengertian interaksi sosial dan dua syarat utamanya (kontak sosial dan komunikasi). (Meaningfull)
- MENGAPLIKASI:
- Setiap kelompok diberi studi kasus sederhana tentang situasi sosial dan diminta untuk menganalisis apakah syarat interaksi sosial terpenuhi atau tidak. (Kritis, Kreatif)
- MEREFLEKSI:
- Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil analisisnya. Kelompok lain memberikan tanggapan.
- Guru dan peserta didik menyimpulkan bersama tentang pentingnya kontak sosial dan komunikasi dalam interaksi. (Meaningfull)
- MEMAHAMI:
- Penutup (15 menit):
- Guru memberikan penguatan materi.
- Peserta didik menuliskan satu hal baru yang mereka pelajari hari ini. (Mindfull)
- Guru memberikan tugas untuk mengamati interaksi sosial di lingkungan rumah.
- Guru menutup pelajaran.
Pertemuan 2 (3 JP): Memahami Proses Interaksi Asosiatif
- Pendahuluan (15 menit):
- Guru membuka pelajaran, doa, dan presensi.
- Guru mengulas singkat materi sebelumnya.
- Guru mengajukan pertanyaan: “Bagaimana cara kita bisa mencapai tujuan bersama dengan orang lain?”
- Kegiatan Inti (105 menit):
- MEMAHAMI:
- Peserta didik dibagi menjadi kelompok. Setiap kelompok diberikan kartu berisi contoh-contoh interaksi asosiatif (kerja sama, akomodasi, asimilasi, akulturasi).
- Peserta didik mendiskusikan dan mengelompokkan kartu-kartu tersebut berdasarkan kesamaan ciri. (Kolaborasi, Kritis)
- Guru memberikan penjelasan dan contoh lebih lanjut untuk memperkuat pemahaman tentang masing-masing bentuk interaksi asosiatif. (Meaningfull)
- MENGAPLIKASI:
- Setiap kelompok memilih satu bentuk interaksi asosiatif dan membuat skenario singkat (role-play) yang menggambarkan bentuk tersebut. (Kreatif, Joyfull)
- Kelompok lain menebak bentuk interaksi yang diperankan.
- MEREFLEKSI:
- Peserta didik berdiskusi tentang manfaat interaksi asosiatif dalam kehidupan bermasyarakat. (Kewargaan, Meaningfull)
- Guru memberikan umpan balik dan penguatan.
- MEMAHAMI:
- Penutup (15 menit):
- Guru dan peserta didik menyimpulkan materi.
- Guru meminta peserta didik untuk mencari contoh interaksi asosiatif di berita atau media sosial.
- Guru menutup pelajaran.
Pertemuan 3 (3 JP): Memahami Proses Interaksi Disosiatif
- Pendahuluan (15 menit):
- Guru membuka pelajaran, doa, dan presensi.
- Guru mengulas singkat materi sebelumnya.
- Guru mengajukan pertanyaan: “Mengapa terkadang kita merasa tidak sejalan atau bahkan berkonflik dengan orang lain?”
- Kegiatan Inti (105 menit):
- MEMAHAMI:
- Peserta didik mengamati cuplikan berita atau video pendek tentang konflik, persaingan, atau kontravensi di masyarakat. (Mindfull)
- Dalam kelompok, peserta didik mengidentifikasi ciri-ciri dari fenomena tersebut dan mencoba menggolongkannya. (Kritis)
- Guru menjelaskan konsep interaksi disosiatif (persaingan, kontravensi, konflik) dan memberikan contoh-contoh relevan. (Meaningfull)
- MENGAPLIKASI:
- Setiap kelompok menganalisis kasus nyata (misalnya: persaingan antar toko, konflik antar suporter, kontravensi kebijakan pemerintah) dan mengidentifikasi bentuk interaksi disosiatif yang terjadi serta dampaknya. (Kritis, Kolaborasi)
- MEREFLEKSI:
- Setiap kelompok mempresentasikan analisisnya.
- Guru memfasilitasi diskusi tentang bagaimana mengelola interaksi disosiatif agar tidak merugikan. (Kewargaan, Meaningfull)
- MEMAHAMI:
- Penutup (15 menit):
- Guru dan peserta didik menyimpulkan materi.
- Guru memberikan tugas mandiri untuk merumuskan satu strategi personal dalam menghadapi konflik.
- Guru menutup pelajaran.
Pertemuan 4 (3 JP): Mengaplikasi & Merefleksi Interaksi Sosial
- Pendahuluan (15 menit):
- Guru membuka pelajaran, doa, dan presensi.
- Guru mengajak peserta didik bermain games singkat “Tebak Kata” terkait istilah interaksi sosial. (Joyfull)
- Guru menyampaikan tujuan pertemuan: mengaplikasikan pemahaman dan merefleksikan seluruh materi interaksi sosial.
- Kegiatan Inti (105 menit):
- MENGAPLIKASI:
- Peserta didik secara berkelompok membuat “Peta Konsep Interaksi Sosial” yang mencakup syarat, bentuk asosiatif, dan disosiatif, beserta contoh-contohnya. Peta konsep dibuat semenarik mungkin (bisa digital atau manual). (Kreatif, Kolaborasi)
- Setelah selesai, setiap kelompok melakukan “Galeri Berjalan” untuk melihat dan memberikan masukan pada peta konsep kelompok lain. (Kolaborasi, Komunikasi)
- MEREFLEKSI:
- Setiap kelompok mempresentasikan peta konsepnya secara singkat.
- Guru memimpin diskusi reflektif: “Bagaimana pemahaman tentang interaksi sosial dapat membantu kalian dalam kehidupan sehari-hari? Apa tantangan terbesar dalam berinteraksi sosial dan bagaimana mengatasinya?” (Mindfull, Meaningfull)
- Peserta didik menuliskan jurnal refleksi tentang pembelajaran interaksi sosial.
- MENGAPLIKASI:
- Penutup (15 menit):
- Guru memberikan penguatan dan apresiasi terhadap kerja keras peserta didik.
- Guru mengumumkan materi untuk pertemuan selanjutnya.
- Guru menutup pelajaran.
Sub Materi 2: Komunikasi (6 JP)
Tujuan Pembelajaran: Mengidentifikasi komponen komunikasi; Menjelaskan proses komunikasi.
Pertemuan 5 (3 JP): Memahami Komponen dan Proses Komunikasi
- Pendahuluan (15 menit):
- Guru membuka pelajaran, doa, dan presensi.
- Guru mengajukan pertanyaan pemantik: “Apa yang terjadi jika kalian ingin menyampaikan sesuatu, tetapi orang lain tidak mengerti? Mengapa itu bisa terjadi?” (Mindfull)
- Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
- Kegiatan Inti (105 menit):
- MEMAHAMI:
- Peserta didik menonton video singkat tentang contoh komunikasi yang efektif dan tidak efektif. (Mindfull)
- Secara individu, peserta didik diminta mencatat hal-hal penting dari video.
- Guru menjelaskan komponen komunikasi (pengirim, pesan, saluran, penerima, umpan balik, gangguan) dan proses komunikasi dengan bantuan diagram. (Meaningfull)
- MENGAPLIKASI:
- Dalam kelompok, peserta didik menganalisis sebuah kasus komunikasi (misalnya: iklan, percakapan sehari-hari, pesan media sosial) dan mengidentifikasi komponen-komponen serta proses yang terjadi di dalamnya. (Kritis, Kolaborasi)
- MEREFLEKSI:
- Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil analisisnya.
- Guru memfasilitasi diskusi tentang pentingnya memahami komponen dan proses komunikasi agar pesan tersampaikan dengan baik. (Komunikasi, Meaningfull)
- MEMAHAMI:
- Penutup (15 menit):
- Guru memberikan penguatan materi.
- Peserta didik menuliskan satu tips komunikasi yang paling penting bagi mereka.
- Guru menutup pelajaran.
Pertemuan 6 (3 JP): Mengaplikasi & Merefleksi Komunikasi Efektif
- Pendahuluan (15 menit):
- Guru membuka pelajaran, doa, dan presensi.
- Guru mengajak peserta didik melakukan permainan “Pesan Berantai” untuk merasakan tantangan dalam komunikasi. (Joyfull)
- Guru menyampaikan tujuan pertemuan: mengaplikasikan dan merefleksikan komunikasi efektif.
- Kegiatan Inti (105 menit):
- MENGAPLIKASI:
- Peserta didik dibagi menjadi kelompok. Setiap kelompok diberikan skenario yang membutuhkan komunikasi efektif (misalnya: menjelaskan cara menggunakan aplikasi baru, meyakinkan teman untuk berpartisipasi dalam kegiatan, menyelesaikan kesalahpahaman). (Kreatif, Kolaborasi)
- Setiap kelompok merancang dan memerankan skenario tersebut di depan kelas, fokus pada penerapan komponen dan proses komunikasi yang efektif. (Komunikasi, Kreatif)
- MEREFLEKSI:
- Setelah setiap penampilan, kelompok lain dan guru memberikan umpan balik konstruktif mengenai efektivitas komunikasi yang ditampilkan.
- Peserta didik secara individu menuliskan refleksi tentang tantangan dan strategi untuk menjadi komunikator yang lebih baik. (Mindfull, Meaningfull)
- MENGAPLIKASI:
- Penutup (15 menit):
- Guru memberikan penguatan tentang pentingnya komunikasi yang jelas dan empati.
- Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik.
- Guru menutup pelajaran.
Sub Materi 3: Sosialisasi (6 JP)
Tujuan Pembelajaran: Mengidentifikasi tipe dan bentuk sosialisasi; Mengidentifikasi pengaruh sosialisasi; Mengidentifikasi lembaga sosialisasi.
Pertemuan 7 (3 JP): Memahami Tipe, Bentuk, dan Pengaruh Sosialisasi
- Pendahuluan (15 menit):
- Guru membuka pelajaran, doa, dan presensi.
- Guru mengajukan pertanyaan pemantik: “Bagaimana kalian belajar tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan di sekolah? Siapa yang mengajarkannya?” (Mindfull)
- Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
- Kegiatan Inti (105 menit):
- MEMAHAMI:
- Peserta didik membaca materi singkat atau menonton video tentang konsep sosialisasi, tipe (primer/sekunder), dan bentuk (partisipatif/represif).
- Dalam kelompok, peserta didik mendiskusikan perbedaan antara tipe dan bentuk sosialisasi, serta memberikan contoh dari kehidupan sehari-hari mereka. (Kolaborasi, Meaningfull)
- Guru menjelaskan pengaruh sosialisasi terhadap pembentukan kepribadian individu dan perilaku sosial. (Meaningfull)
- MENGAPLIKASI:
- Setiap kelompok menganalisis sebuah studi kasus (misalnya: anak yang dibesarkan di lingkungan yang keras vs. lingkungan yang suportif) dan mengidentifikasi tipe, bentuk, serta pengaruh sosialisasi yang terjadi. (Kritis)
- MEREFLEKSI:
- Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil analisisnya.
- Peserta didik berdiskusi tentang bagaimana sosialisasi telah membentuk diri mereka saat ini. (Mindfull)
- MEMAHAMI:
- Penutup (15 menit):
- Guru memberikan penguatan materi.
- Peserta didik menuliskan satu nilai atau kebiasaan yang mereka dapatkan dari proses sosialisasi.
- Guru menutup pelajaran.
Pertemuan 8 (3 JP): Mengaplikasi & Merefleksi Lembaga Sosialisasi
- Pendahuluan (15 menit):
- Guru membuka pelajaran, doa, dan presensi.
- Guru bertanya: “Selain keluarga dan sekolah, siapa lagi yang berperan membentuk kalian menjadi seperti sekarang ini?”
- Guru menyampaikan tujuan pertemuan.
- Kegiatan Inti (105 menit):
- MENGAPLIKASI:
- Peserta didik dibagi menjadi kelompok. Setiap kelompok memilih satu lembaga sosialisasi (keluarga, sekolah, kelompok bermain/teman sebaya, media massa, lingkungan kerja). (Kolaborasi)
- Setiap kelompok membuat poster infografis atau presentasi multimedia sederhana yang menjelaskan peran lembaga sosialisasi yang dipilih, contoh proses sosialisasinya, dan pengaruhnya terhadap individu. (Kreatif, Komunikasi, Joyfull)
- MEREFLEKSI:
- Setiap kelompok mempresentasikan hasil karyanya.
- Guru memfasilitasi diskusi tentang pentingnya peran berbagai lembaga sosialisasi dalam membentuk masyarakat.
- Peserta didik secara individu menuliskan refleksi tentang lembaga sosialisasi yang paling berpengaruh dalam hidup mereka dan mengapa. (Mindfull, Meaningfull)
- MENGAPLIKASI:
- Penutup (15 menit):
- Guru memberikan penguatan dan apresiasi.
- Guru memberikan tugas untuk mengamati pengaruh media sosial sebagai agen sosialisasi.
- Guru menutup pelajaran.
Sub Materi 4: Lembaga Sosial (6 JP)
Tujuan Pembelajaran: Mengidentifikasi jenis lembaga sosial.
Pertemuan 9 (3 JP): Memahami Konsep dan Jenis Lembaga Sosial
- Pendahuluan (15 menit):
- Guru membuka pelajaran, doa, dan presensi.
- Guru mengajukan pertanyaan pemantik: “Mengapa kita punya sekolah, rumah sakit, atau pasar? Apa gunanya?” (Mindfull)
- Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
- Kegiatan Inti (105 menit):
- MEMAHAMI:
- Peserta didik membaca artikel singkat atau mendengarkan penjelasan guru tentang pengertian lembaga sosial, ciri-ciri, dan fungsinya.
- Dalam kelompok, peserta didik mendiskusikan berbagai kebutuhan dasar manusia dan bagaimana masyarakat mengaturnya melalui lembaga. (Kritis, Kolaborasi)
- Guru menjelaskan berbagai jenis lembaga sosial (keluarga, pendidikan, ekonomi, politik, agama) beserta contoh-contoh konkret. (Meaningfull)
- MENGAPLIKASI:
- Setiap kelompok diberi kartu berisi nama-nama lembaga (misalnya: bank, masjid, DPR, universitas, koperasi) dan diminta untuk mengidentifikasi jenis lembaga sosialnya serta fungsi utamanya. (Kritis, Kolaborasi)
- MEREFLEKSI:
- Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusinya.
- Guru memfasilitasi diskusi tentang keterkaitan antar lembaga sosial dan pentingnya lembaga sosial bagi keteraturan masyarakat. (Kewargaan, Meaningfull)
- MEMAHAMI:
- Penutup (15 menit):
- Guru memberikan penguatan materi.
- Peserta didik mencatat satu lembaga sosial yang paling sering mereka gunakan dan alasannya.
- Guru menutup pelajaran.
Pertemuan 10 (3 JP): Mengaplikasi & Merefleksi Peran Lembaga Sosial
- Pendahuluan (15 menit):
- Guru membuka pelajaran, doa, dan presensi.
- Guru bertanya: “Pernahkah kalian melihat suatu masalah sosial dan berpikir ‘harusnya ada lembaga yang menangani ini’?”
- Guru menyampaikan tujuan pertemuan.
- Kegiatan Inti (105 menit):
- MENGAPLIKASI:
- Peserta didik dibagi menjadi kelompok. Setiap kelompok memilih satu lembaga sosial yang ada di lingkungan sekitar sekolah/tempat tinggal mereka (misalnya: OSIS, Karang Taruna, Koperasi Sekolah, Posyandu). (Kolaborasi)
- Setiap kelompok melakukan observasi singkat atau wawancara sederhana (jika memungkinkan) untuk menggali informasi tentang fungsi, peran, dan dampak lembaga tersebut terhadap masyarakat. (Kritis, Kewargaan)
- Hasil observasi/wawancara dirangkum dalam bentuk laporan singkat atau presentasi visual. (Kreatif, Komunikasi, Joyfull)
- MEREFLEKSI:
- Setiap kelompok mempresentasikan temuannya.
- Guru memfasilitasi diskusi tentang bagaimana lembaga sosial membantu menyelesaikan masalah dan memenuhi kebutuhan masyarakat.
- Peserta didik secara individu menuliskan refleksi tentang bagaimana mereka bisa berkontribusi pada salah satu lembaga sosial di lingkungan mereka. (Mindfull, Meaningfull)
- MENGAPLIKASI:
- Penutup (15 menit):
- Guru memberikan penguatan dan apresiasi.
- Guru mengumumkan materi untuk pertemuan selanjutnya.
- Guru menutup pelajaran.
Sub Materi 5: Dinamika Sosial (6 JP)
Tujuan Pembelajaran: Mengidentifikasi dinamika sosial.
Pertemuan 11 (3 JP): Memahami Konsep Dinamika Sosial
- Pendahuluan (15 menit):
- Guru membuka pelajaran, doa, dan presensi.
- Guru mengajukan pertanyaan pemantik: “Apakah masyarakat tempat kita tinggal selalu sama? Apa saja perubahan yang kalian amati dalam 5 atau 10 tahun terakhir?” (Mindfull)
- Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
- Kegiatan Inti (105 menit):
- MEMAHAMI:
- Peserta didik mengamati beberapa gambar atau video yang menunjukkan perubahan sosial di Indonesia (misalnya: perubahan gaya hidup, teknologi, pekerjaan). (Mindfull)
- Dalam kelompok, peserta didik mendiskusikan apa yang mereka pahami tentang perubahan tersebut.
- Guru menjelaskan konsep dinamika sosial, faktor pendorong dan penghambat perubahan sosial, serta bentuk-bentuk perubahan sosial (evolusi, revolusi, direncanakan, tidak direncanakan). (Meaningfull)
- MENGAPLIKASI:
- Setiap kelompok diberi kartu kasus atau berita tentang suatu perubahan sosial. Peserta didik diminta untuk mengidentifikasi bentuk perubahan sosial, faktor penyebab, dan dampaknya. (Kritis, Kolaborasi)
- MEREFLEKSI:
- Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil analisisnya.
- Guru memfasilitasi diskusi tentang bagaimana masyarakat beradaptasi terhadap perubahan. (Kewargaan, Meaningfull)
- MEMAHAMI:
- Penutup (15 menit):
- Guru memberikan penguatan materi.
- Peserta didik menuliskan satu perubahan sosial yang paling menarik perhatian mereka.
- Guru menutup pelajaran.
Pertemuan 12 (3 JP): Mengaplikasi & Merefleksi Dinamika Sosial
- Pendahuluan (15 menit):
- Guru membuka pelajaran, doa, dan presensi.
- Guru mengingatkan kembali tentang pentingnya memahami dinamika sosial.
- Guru menyampaikan tujuan pertemuan: mengaplikasikan seluruh pemahaman dan merefleksikan materi Interaksi dan Dinamika Sosial secara keseluruhan.
- Kegiatan Inti (105 menit):
- MENGAPLIKASI:
- Proyek Mini “Melihat Perubahan di Sekitarku”: Peserta didik secara berkelompok membuat proyek mini (misalnya: poster digital, video singkat, infografis, atau presentasi) yang mengidentifikasi dan menganalisis satu contoh dinamika sosial yang terjadi di lingkungan sekitar mereka (sekolah, desa, kota). Proyek ini harus mencakup: (Kreatif, Kolaborasi, Komunikasi)
- Deskripsi perubahan yang terjadi.
- Faktor-faktor yang menyebabkan perubahan tersebut.
- Dampak positif dan negatif dari perubahan.
- Keterkaitan dengan konsep interaksi sosial, komunikasi, sosialisasi, dan/atau lembaga sosial yang telah dipelajari.
- Guru membimbing peserta didik dalam pengerjaan proyek. (Joyfull)
- Proyek Mini “Melihat Perubahan di Sekitarku”: Peserta didik secara berkelompok membuat proyek mini (misalnya: poster digital, video singkat, infografis, atau presentasi) yang mengidentifikasi dan menganalisis satu contoh dinamika sosial yang terjadi di lingkungan sekitar mereka (sekolah, desa, kota). Proyek ini harus mencakup: (Kreatif, Kolaborasi, Komunikasi)
- MEREFLEKSI:
- Setiap kelompok mempresentasikan proyek mininya di depan kelas.
- Sesi tanya jawab dan umpan balik dari kelompok lain dan guru.
- Guru memfasilitasi diskusi reflektif tentang bagaimana pemahaman seluruh materi (interaksi, komunikasi, sosialisasi, lembaga, dinamika sosial) saling terkait dan membantu dalam memahami kehidupan bermasyarakat. (Mindfull, Meaningfull)
- Peserta didik menuliskan refleksi akhir tentang relevansi materi ini bagi masa depan mereka.
- MENGAPLIKASI:
- Penutup (15 menit):
- Guru memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas partisipasi dan hasil karya peserta didik.
- Guru memberikan penguatan umum dan motivasi untuk terus belajar dan peka terhadap fenomena sosial.
- Guru menutup seluruh rangkaian pembelajaran materi Interaksi dan Dinamika Sosial.
| Mengetahui, Kepala UPTD SMKN 2 BARAS Edi Mulyanto, S.Pd. NIP.1971xxxxx | Baras, 10 Januari 2025 Guru Mata Pelajaran PROJEK IPAS Muhammad Rasikh Ilmi, S.Pd. NIP. 199912042024xxxxxxxxx |
Asesmen
A. Asesmen Diagnostik (Dilakukan di awal materi secara lisan atau kuis singkat)
- Apa yang kalian ketahui tentang hubungan antarmanusia?
- Pernahkah kalian berdiskusi dengan teman? Apa yang kalian lakukan?
- Menurut kalian, apakah masyarakat selalu berubah? Berikan contohnya!
B. Asesmen Formatif (Dilakukan selama pembelajaran, melalui observasi, diskusi, presentasi, LKPD)
- Penilaian partisipasi aktif dalam diskusi kelompok.
- Penilaian kemampuan menyajikan hasil kerja kelompok.
- Penilaian lembar kerja peserta didik (LKPD).
- Penilaian jurnal refleksi.
C. Asesmen Sumatif (Tes Tertulis, Soal Essay)
Petunjuk: Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jelas dan lengkap!
- Jelaskan dua syarat terjadinya interaksi sosial dan berikan contoh konkret untuk masing-masing syarat!
- Identifikasi dan jelaskan dua bentuk interaksi sosial asosiatif yang kalian ketahui, sertakan contohnya!
- Identifikasi dan jelaskan dua bentuk interaksi sosial disosiatif yang kalian ketahui, sertakan contohnya!
- Sebutkan dan jelaskan minimal empat komponen utama dalam proses komunikasi!
- Jelaskan secara singkat bagaimana proses komunikasi berlangsung dari pengirim hingga penerima pesan!
- Identifikasi dua tipe sosialisasi (primer dan sekunder) dan dua bentuk sosialisasi (partisipatif dan represif), serta berikan contoh untuk masing-masing!
- Bagaimana sosialisasi dapat memengaruhi pembentukan kepribadian dan perilaku seseorang? Berikan contohnya!
- Sebutkan dan jelaskan minimal tiga lembaga sosialisasi yang berperan penting dalam kehidupan masyarakat!
- Identifikasi dan jelaskan minimal empat jenis lembaga sosial beserta fungsi utamanya dalam masyarakat!
- Jelaskan apa yang dimaksud dengan dinamika sosial dan berikan dua contoh fenomena dinamika sosial yang pernah terjadi di Indonesia!
Kunci Jawaban Asesmen Sumatif:
- Syarat Interaksi Sosial:
- Kontak Sosial: Bertemunya dua orang atau lebih, baik secara fisik (bertatap muka) maupun non-fisik (melalui telepon, chat, surat). Contoh: Dua siswa berpapasan di koridor sekolah.
- Komunikasi: Adanya penyampaian pesan dari satu pihak ke pihak lain dan adanya respons. Contoh: Seorang guru menjelaskan materi dan siswa bertanya.
- Dua Bentuk Interaksi Sosial Asosiatif:
- Kerja Sama (Cooperation): Usaha bersama antara individu atau kelompok untuk mencapai satu tujuan bersama. Contoh: Gotong royong membersihkan lingkungan sekolah.
- Akomodasi (Accommodation): Upaya untuk menyelesaikan konflik atau pertentangan tanpa menghancurkan pihak lawan. Contoh: Mediasi antara dua kelompok yang berselisih.
- (Bisa juga Asimilasi atau Akulturasi)
- Dua Bentuk Interaksi Sosial Disosiatif:
- Persaingan (Competition): Proses sosial di mana individu atau kelompok bersaing untuk mencapai tujuan tertentu yang jumlahnya terbatas. Contoh: Perebutan juara kelas.
- Konflik (Conflict): Proses sosial di mana individu atau kelompok berusaha mencapai tujuannya dengan jalan menentang pihak lain, disertai ancaman atau kekerasan. Contoh: Perkelahian antar pelajar.
- (Bisa juga Kontravensi)
- Empat Komponen Utama Komunikasi:
- Pengirim (Sender/Komunikator): Pihak yang menyampaikan pesan.
- Pesan (Message): Isi atau informasi yang disampaikan.
- Saluran (Channel): Media atau cara pesan disampaikan (misal: lisan, tulisan, gestur).
- Penerima (Receiver/Komunikan): Pihak yang menerima pesan.
- (Bisa juga Umpan Balik dan Gangguan)
- Proses Komunikasi: Pesan berasal dari pengirim (komunikator), kemudian pesan tersebut dienkode (diubah menjadi simbol/kata) dan dikirim melalui saluran tertentu. Pesan diterima oleh penerima (komunikan), lalu didekode (diartikan). Penerima memberikan umpan balik (respons) kepada pengirim.
- Tipe dan Bentuk Sosialisasi:
- Tipe Sosialisasi:
- Primer: Sosialisasi pertama yang dialami individu di masa kanak-kanak, terutama dalam keluarga. Contoh: Belajar berbicara, makan, dan nilai dasar dari orang tua.
- Sekunder: Sosialisasi yang terjadi di luar lingkungan keluarga, seperti di sekolah, lingkungan teman sebaya, atau pekerjaan. Contoh: Belajar aturan di sekolah, berinteraksi dengan teman sebaya.
- Bentuk Sosialisasi:
- Partisipatif: Proses sosialisasi yang dilakukan dengan memberikan kebebasan pada anak dan partisipasi aktif. Contoh: Orang tua yang mendengarkan pendapat anak.
- Represif: Proses sosialisasi yang menekankan penggunaan hukuman dan kekerasan. Contoh: Anak dihukum fisik karena melakukan kesalahan.
- Tipe Sosialisasi:
- Pengaruh Sosialisasi terhadap Kepribadian dan Perilaku: Sosialisasi membentuk kepribadian individu dengan menanamkan nilai-nilai, norma-norma, peran sosial, dan kebiasaan yang berlaku di masyarakat. Ini memengaruhi bagaimana individu berpikir, merasa, dan bertindak. Contoh: Anak yang disosialisasikan dengan nilai kejujuran akan cenderung jujur dalam perilakunya.
- Tiga Lembaga Sosialisasi:
- Keluarga: Agen sosialisasi pertama dan utama, menanamkan nilai dasar, bahasa, dan kebiasaan.
- Sekolah: Mengajarkan pengetahuan formal, keterampilan, dan nilai-nilai kebangsaan serta disiplin.
- Kelompok Bermain/Teman Sebaya: Memengaruhi gaya hidup, minat, dan norma kelompok sebaya.
- (Bisa juga Media Massa atau Lingkungan Kerja)
- Empat Jenis Lembaga Sosial beserta Fungsi Utamanya:
- Lembaga Keluarga: Memenuhi kebutuhan biologis dan kasih sayang, sosialisasi primer.
- Lembaga Pendidikan: Mentransfer pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai, mempersiapkan individu untuk peran sosial.
- Lembaga Ekonomi: Mengatur produksi, distribusi, dan konsumsi barang/jasa untuk memenuhi kebutuhan materi.
- Lembaga Politik: Mengatur kekuasaan, membuat dan menegakkan hukum, menjaga ketertiban.
- (Bisa juga Lembaga Agama atau Lembaga Hukum)
- Dinamika Sosial: Dinamika sosial adalah perubahan dan perkembangan yang terjadi dalam struktur dan pola hubungan sosial masyarakat dari waktu ke waktu. Ini mencakup proses adaptasi, konflik, integrasi, dan perubahan nilai/norma.
- Contoh Fenomena Dinamika Sosial di Indonesia:
- Perubahan gaya hidup masyarakat dari tradisional ke modern akibat globalisasi.
- Perkembangan teknologi informasi yang mengubah cara komunikasi dan interaksi sosial.
- Pergeseran peran perempuan dalam masyarakat dari ranah domestik ke publik.
- Contoh Fenomena Dinamika Sosial di Indonesia:
Pengayaan dan Remedial
Pengayaan
Diberikan kepada peserta didik yang telah mencapai atau melampaui Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP).
- Menganalisis artikel ilmiah atau jurnal tentang isu-isu interaksi dan dinamika sosial yang lebih kompleks (misalnya: dampak pandemi terhadap interaksi sosial, globalisasi dan perubahan budaya).
- Membuat proyek penelitian sederhana tentang fenomena sosial di lingkungan sekitar dan mempresentasikannya.
- Berperan sebagai tutor sebaya untuk membantu teman yang kesulitan.
Remedial
Diberikan kepada peserta didik yang belum mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP).
- Pembelajaran ulang dengan metode yang berbeda atau penjelasan yang lebih sederhana.
- Pemberian tugas tambahan atau latihan soal yang berfokus pada materi yang belum dikuasai.
- Pendampingan individu atau kelompok kecil oleh guru atau tutor sebaya.
- Membuat rangkuman materi dengan bantuan peta konsep atau mind mapping.
Refleksi Siswa dan Guru
Refleksi Peserta Didik
(Diisi setelah selesai satu sub-materi atau di akhir pembelajaran keseluruhan)
- Bagian materi mana yang paling menarik dan mudah kalian pahami? Mengapa?
- Bagian mana dari materi ini yang masih sulit kalian pahami? Apa yang bisa kalian lakukan untuk memahaminya lebih baik?
- Keterampilan apa yang paling kalian kembangkan selama pembelajaran ini (misalnya: berpikir kritis, berkolaborasi, berkomunikasi)?
- Bagaimana perasaan kalian saat belajar materi ini? Apakah kalian merasa Mindfull, Meaningfull, dan Joyfull? Jelaskan!
- Bagaimana materi ini berhubungan dengan kehidupan kalian sehari-hari?
- Apa yang akan kalian lakukan dengan pengetahuan yang baru kalian dapatkan ini?
Refleksi Guru
(Diisi setelah selesai setiap pertemuan atau di akhir pembelajaran keseluruhan)
- Apakah tujuan pembelajaran tercapai dengan baik?
- Bagaimana tingkat partisipasi peserta didik dalam kegiatan pembelajaran?
- Apakah ada peserta didik yang mengalami kesulitan belajar? Bagaimana saya akan menanganinya?
- Apakah penggunaan model pembelajaran Deep Learning dan prinsip Mindfull, Meaningfull, Joyfull sudah efektif?
- Apakah alokasi waktu sudah sesuai dengan materi yang disampaikan?
- Apa saja kendala yang saya hadapi selama proses pembelajaran?
- Perubahan atau perbaikan apa yang akan saya lakukan pada pembelajaran berikutnya?
Untuk lebih lengkapnya silahkan download Modul Ajar ini.
Klik link berikut untuk Mendownload Modul Ajar Projek IPAS Interaksi dan Dinamika Sosial Berbasis DEEP LEARNING.





