energi terbarukan

Sumber Energi Terbarukan

GuruOnlinee.com – Halo sobat cerdas, dalam artikel ini kita akan membahas tentang Sumber Energi Terbarukan. Apa sih itu Energi Terbarukan? Apa saja Sumber Energi Terbarukan? Untuk mengetahuinya, yuk simak penjelasan berikut!

Sumber energi terbarukan adalah energi yang ketersediaannya di alam melimpah dan tak terbatas, energi tersebut dapat diperbaharui dan digunakan kapan saja selama teknologinya memadai.

Sumber energi terbarukan meliputi sinar matahari, air, angin dan biomassa. Meski ketersediannya melimpah, namun pengembangannya belum maksimal. Berikut penjelasan sumber energi yang dapat diperbaruai:

1. Matahari

Matahari merupakan sumber energi utama bagi kehidupan di muka bumi. Salah satunya sebagai sumber energi alternatif untuk teknologi dan keperluan rumah tangga.

Energi matahari dapat diubah menjadi energi listrik dengan menggunakan teknologi sel surya (solar cell). Panel sel surya dapat menghasilkan energi listrik ketika mendapatkan sinar matahari. Sel surya sering dijumpai di lampu-lampu jalanan di perkotaan di Indonesia.

Sel surya juga dapat digunakan pada skala kecil seperti di rumah tangga. Berikut perangkat yang diperlukan untuk membangun sel surya di rumah:

  • Modul panel sel surya, yaitu alat yang menangkap sinar matahari dan mengubah menjadi energi listrik.
  • Regulator (controller), yaitu alat yang berfungsi untuk mengatur arus listrik dari panel solar sell ke baterai.
  • Baterai, yaitu alat yang berfungsi untuk menampung energi listrik.
  • Inverter, yaitu alat yang berfungsi untuk mengubah listrik arus searah (DC) menjadi arus bolak-balik (AC).
sel surya

2. Air

Air yang mengalir dapat dimanfaatkan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Air yang mengalir dialirkan ke turbin yang kemudian dihubungkan ke generator. Generator yang berputar akan menghasilkan energi listrik.

Aliran air yang besar dapat dimanfaatkan oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk pembangkit listrik, seperti PLTA Bakaru yang berada di kabupaten Pinrang Sulawesi Barat.

Aliran air yang tidak terlalu besar juga dapat dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik untuk kebutuhan skala kecil, yang dikenal dengan istiliah Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH), PLTMH cocok di terapkan di desa-desa yang memiliki aliran sungai.

Adapun komponen yang diperlukan dalam pembangunan PLTMH seperti bendungan, saluran terbuka, bak penenang, pipa pesat, turbin, generator, dan instalasi perkabelan.

tenaga air

3. Angin

Udara yang bergerak atau biasa disebut dengan angin merupakan salah satu energi terbarukan yang dapat dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik melalui teknologi PLTB (Pembangkit Listrik Tenaga Bayu).

Angin yang bertiup dapat memutar turbin yang terhubung ke generator. Generator yang berputar dapat mengasilkan energi listrik.

Tidak semua daerah cocok untuk pembangunan PLTB, melainkan hanya daerah-daerah yang memiliki kecepatan angin minimal 5 m/s dan bertiup secara terus-menerus.

Adapun komponen dari PLTB, yaitu:

  • Turbin, yaitu alat yang berputar karena tiupan angin.
  • Tower, yaitu tiang penyangga turbin.
  • Generator, yaitu alat untuk mengubah energi gerak menjadi energi listrik.
  • Baterai, yaitu alat yang berfungsi untuk menyimpan energi listrik.
  • Regulator, yaitu alat yang berfungsi untuk pengontrol arus.
kincir angin

4. Biomassa

Biomassa adalah materi organik yang berasal dari tumbuhan, hewan, dan limbah biologis, seperti kayu, limbah pertanian, dan kotoran hewan, yang dapat digunakan sebagai sumber energi terbarukan untuk menghasilkan panas atau listrik.

Sumber energi yang satu ini tidak mengalami proses transformasi yang bersifat geologis atau berproses dalam jangka lama, seperti energi batu bara.

Oleh karena itu, energi tersebut dapat disebut sebagai energi terbarukan, biomassa terus diproduksi secara alami dan dapat digunakan sebagai alternatif energi yang lebih ramah lingkungan.

Adapun jenis-jenis biomassa antara lain sebagai berikut:

a. Biodisel

Biodiesel merupakan salah satu jenis biomassa yang berasal dari tumbuhan seperti kelapa sawit, kelapa dan kapuk.

Energi ini diproduksi dari minyak sawit mentah, minyak nyamplung, minyak jarak, minyak kelapa, distilat asam lemak sawit (PFAD) dan minyak ikan. 

Energi ini diproduksi dari minyak sawit mentah, minyak nyamplung, minyak jarak, minyak kelapa, distilat asam lemak sawit (PFAD) dan minyak ikan. 

b. Biogas

Biogas adalah gas yang dihasilkan oleh reaksi anaerobik atau fermentasi bahan organik termasuk; kotoran manusia dan hewan, limbah rumah tangga, sampah atau limbah biodegradable dalam kondisi anaerobik. 

Komponen utama biogas adalah metana dan karbon dioksida. Jenis biomassa ini dapat digunakan sebagai bahan bakar kendaraan atau untuk menghasilkan listrik.

c. Bioetanol

Energi ini berasal dari etanol yang diperoleh melalui proses fermentasi, oleh karena itu disebut bioetanol. Bioetanol diproduksi dengan menyuling bir fermentasi. 

Bioetanol dapat digunakan secara langsung maupun tidak langsung untuk bahan bakar. Pada bahan bakar kendaraan bermotor, bioetanol harus dicampur terlebih dahulu dengan Premium dalam aturan takaran tertentu.

d. Biofuel

Biofuel secara luas dapat didefinisikan sebagai bahan bakar padat, cair atau gas yang mengandung atau berasal dari biomassa.

Sedangkan definisi yang lebih sempit adalah biofuel sebagai sejenis cairan atau gas yang berfungsi sebagai bahan bakar transportasi yang berasal dari biomassa.

Leave a Reply

Get 30% off your first purchase

X