IPAS

Perubahan Materi – Materi IPAS SMK

GuruOnlinee.com – Halo sobat cerdas, dalam artikel ini kita akan membahas tentang Perubahan Materi. Apa sih itu Perubahan Materi? Apa saja contohnya? Untuk mengetahuinya, yuk simak penjelasan berikut!

Perubahan materi merupakan alih wujud zat yang dipengaruhi oleh zat lain maupun pengaruh dari kondisi lingkungan.

Sebagai contoh ketika es dipanaskan maka es tersebut berubah menjadi air. Contoh yang lain yaitu Kayu mengalami pelapukan akibat berbagai faktor seperti lumut, air maupun paparan sinar matahari.

Perubahan materi dikelompokkan menjadi 2 jenis, yaitu perubahan Fisika dan perubahan Kimia.

A. Perubahan Fisika

Perubahan Fisika merupakan perubahan materi tanpa mengubah sifat asli zat tersebut, perubahan tersebut tidak menghasilkan zat baru.

Perubahan fisika dapat kembali ke wujud semula tanpa harus melalui reaksi kimia (reversible).

1. Perubahan Wujud

Perubahan wujud materi adalah peristiwa berubahnya wujud benda menjadi wujud lain. Wujud benda ada tiga jenis yaitu cair, padat dan gas. 

Proses mencair (melting), menguap (evaporation), dan menyublim (sublimation), menyerap panas selama prosesnya.

Sementara proses mengembun (condentation), membeku (freezing), dan deposisi (deposition), melepaskan panas selama prosesnya.

2. Perubahan Bentuk dan Ukuran

Bentuk dan Ukuran benda dapat dipengaruhi oleh suhu. Zat yang menerima panas dapat mengalami pemuian, sementara zat yang melepas panas mengalami penyusutan.

Namun sifat tersebut tidak terjadi pada air ketika dipanaskan pada rentang suhu 0°C hingga 4°C, air pada suhu tersebut bukannya mengalami pemuaian tapi malah mengalami penyusutan. Peristiwa tersebut dikenal dengan istilah Anomali Air.

Penggilingan beras menjadi tepung, serta pembuatan mebel dari potongan-potongan kayu menjadi kursi juga disebut perubahan bentuk dan ukuran.

3. Pelarutan

Pelarutan adalah proses pencampuran zat terlarut dengan zat pelarut. Secara fisik, larutan dibedakan menjadi 3 yaitu larutan encer, larutan pekat, dan larutan jenuh.

4. Ekstraksi

Ekstraksi adalah proses mengeluarkan senyawa-senyawa dari media pelarut. Contohnya kandungan kafein dalam kopi akan terekstrak ketika kopi dalam bentuk padatan dimasukkan ke dalam air panas.

B. Perubahan Kimia

Perubahan kimia merupakan perubahan zat yang menghasilkan zat baru, yang sifatnya berbeda dengan sifat mula-mula, serta tidak dapat kembali ke bentuk semula (irreversibel).

1. Pembakaran

Pembakaran adalah reaksi kimia yang terjadi pada zat yang dapat terbakar dengan suatu oksidan dan akan menghasilkan panas.

Contoh reaksi pembakaran terjadi pada mesin roket yang menggunakan hidrogen sebagai bahan bakar, berikut persamaan reaksinya:

2 mol hidrogen bereaksi dengan 1 mol oksigen akan menghasilkan 2 mol uap air dan energi panas.

2. Perkaratan (Korosi)

Perkaratan adalah kerusakan atau degradasi logam akibat reaksi kimia antara logam tersebut dengan lingkungannya, seperti oksigen dan air, yang membentuk senyawa baru yang tidak diinginkan, misalnya oksida besi (karat) pada besi.

Proses ini juga dikenal sebagai korosi dan dapat menyebabkan perubahan warna, kerusakan, serta berkurangnya kualitas suatu benda logam. 

Berikut persamaan reaksi kimia pada proses perkaratan :

C. Perubahan Biologi

Perubahan kimia yang disebabkan oleh organisme biotik seperti lumut, bakteri dan jamur sering disebut sebagai perubahan biologi.

1. Fotosintesis

Fotosintesis adalah suatu proses pembuatan makanan yang dilakukan oleh tumbuhan, terutama tumbuhan yang mengandung zat hijau daun, yaitu klorofil dengan bantuan bantuan energi cahaya matahari.

Reaksi kimia pada proses fotosintesis dapat dituliskan seperti berikut:

2. Fermentasi (Peragian)

Fermentasi adalah proses biokimia alami yang dilakukan oleh mikroorganisme seperti bakteri, ragi, atau jamur untuk mengubah karbohidrat (gula dan pati) menjadi alkohol, asam, dan senyawa lain seperti gas, energi, serta nutrisi tambahan. 

Proses ini umumnya berlangsung dalam kondisi tanpa oksigen (anaerobik) dan menghasilkan energi seluler.

3. Dekomposisi (Pembusukan)

Dekomposisi atau pembusukan adalah proses alami perubahan kimia dan fisik suatu materi kompleks, seperti organisme mati, menjadi bahan organik yang lebih sederhana.

Proses ini dilakukan oleh pengurai atau dekomposer (misalnya bakteri dan jamur), dan sangat penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem dengan mengembalikan nutrisi ke lingkungan. 

4. Pelapukan

Pelapukan akibat organisme biotik, juga disebut pelapukan biologis atau pelapukan organik, adalah proses perusakan dan penghancuran batuan yang disebabkan oleh aktivitas makhluk hidup seperti tumbuhan, hewan, jamur, dan mikroorganisme.

Proses ini bisa bersifat mekanis, misalnya akar tanaman yang tumbuh memecah batu, atau kimiawi, seperti asam yang dikeluarkan oleh akar atau lumut untuk melarutkan mineral batuan. 

Kesimpulan

Perubahan materi bisa terjadi melalui 3 proses, yaitu perubahan Fisika, perubahan Kimia, dan perubahan Biologi.

Tags: materizat
mr.ilmi

Artikel Terbaru

Sistem Galaksi

GuruOnlinee.com – Halo sobat cerdas, dalam artikel ini kita akan membahas tentang Sistem Galaksi. Apa sih itu Galaksi? Untuk mengetahuinya, yuk simak…

6 days ago

Kenali Planet dan Benda Langit dalam Tata Surya

GuruOnlinee.com – Halo sobat cerdas, dalam artikel ini kita akan membahas tentang Sistem Tata Surya. Apa sih itu Sistem Tata Surya?…

1 week ago

Interaksi Antarkomponen Ekosistem

GuruOnlinee.com – Halo sobat cerdas, dalam artikel ini kita akan membahas tentang Interaksi Antarkomponen Ekosistem. Apa sih itu Interaksi? Apa saja…

2 weeks ago